welcome to my blog... thanks for comment my post

Jumat, 06 Mei 2011

Solusi Untuk Mengatasi Dispersi


kalau catatan sebelumnya membahas sebelumnya tentang analisis bitrate vs dispersi, maka untuk pembahansan pada postingan ini saya akan mencoba untuk membahas tentang bagaimana solusi untuk mengatas dispersi tersebut. berikut adalah 2 solusi yang saya berikan pada postingan kali ini.
1. Memasang DCU (Dispertion Compasating Unit)

Dispersi merupakan pelebaran pulsa yang di akibatkan oleh jauhnya pentransmisian data. Dari vendor menyebutkan bahwa batas maksimal Dispersi yang dibolehkan adalah 1000 ps/nm, jika melebihi batas ini data akan cacat dan terjadinya gangguan yang tidak diinginkan, seperti informasi yang hilang atau terpotong.

Untuk mengatasi Dispersi kromatik ini maka digunakan system dari vendor sendiri yaitu DCU (Dispersion Compensating Unit). Dimana fungsi dari DCU itu sendiri adalah untuk mengurangi disperi kromatik. DCU sendiri terletak di alat Cisco ONS 15454. Berikut adalah blog diagram dari DCU tersebut


.











Gambar 5.2 Blok Diagram DCU

Keterangan:

COM RX adalah inputan data ke port receiver

COM TX adalah ouput data keluar dari DCU Cisco ONS 15454

MON merupakan output untuk monitoring hasil keluaran COM TX

DCU merupakan tempat pengurangan Dispersi kromatik.


System dari DCU ini sendiri yaitu jika ada signal Dispersi kromatik yang masuk ke receiver, maka akan dikurangi dengan compensation level (ps/nm) yang sudah diset pada DCU tersebut. Jenis compensation levelnya adalah 100 ps/nm, 350 ps/nm, 450 ps/nm, 450 ps/nm, 750 ps/nm, 950 ps/nm, 1150 ps/nm, 1350 ps/nm.

2. Optimasi Ant Colony pada DWDM

Untuk implementasi Ant Colony pada DWDM akan menjelaskan tentang Algoritma dan prinsip dasar dari ACO (Ant Colony Optimization). Pada dasarnya adalah penentuan jalur terpendek dari suatu jaringan DWDM yang berada di PT. Chevron Pacific Indonesia. Jadi dari satu jalur ke jalur lainnya akan ditentukan berdasarkan routingnya berdasarkan jalur yang di anggap optimal.

Semut disini pengganti dari lamda atau panjang gelombang yang berada di interface DWDM. Fungsi panjang gelombang disini sebagai pembawa informasi berupa dalam bentuk panjang gelombang. Panjang gelombang disini dalam bentuk cahaya, dimana cahaya tersebut mempunyai panjang gelombang yang berbeda-beda.

Algoritma Ant Colony Optimization sudah diterapkan pada beberapa kasus. Contohnya, Travelling Salesman Problem (TSP), The Single Machine Total Weighted, Job-Shop Scheduling Problem (JSP), The Set Covering Problem (SCP), dan juga pada kasus Network Routing Applications.

untuk keterangan selanjutnya tentang ACO ini bisa anda searching di internet, karna begitu banyak artikel tentang ini. terimakasih sudah berkunjung.. :D


0 comments:

Poskan Komentar

Friends

Followers

Catatan Muhammad Abdi Tombang Copyright © 2009 Not Magazine 4 Column is Designed by Ipietoon Sponsored by Dezigntuts