welcome to my blog... thanks for comment my post

Jumat, 06 Mei 2011

Analisis Bitrate vs Dispersi in Fiber Optik


1. Bitrate
Bitrate atau datarate itu sama dengan menghitung jumlah bit perdetik yang biasanya dinyatakan dengan high (1) dan low (0) atau kecepatan dalam bit per second dimana data dapat berkomunikasi. Berikut adalah rumus untuk mencari harga dari Bitrate.

B=sqrt(104000/CD*B^2)


Dimana: L = jarak (Km)
CD = Chromatic Dispertion (ps/nm.km)
B = Bitrate (Gbps)

2. Chromatic Dispersion Total (Dispersi)
<!--[if gte mso 9]> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 Seperti yang kita tahu bahwa Dispersi adalah pelebaran gelombang signal saat melakukan transmisi di sepanjang Fiber Optik pada kondisi yang sangat jauh. Sehingaa pulsa yang disalurkan melalui Fiber Optik di ujung receivernya akan mengalami pelebaran akibat panjang perambatan. Selain itu dispersi juga dapat ditandai dengan teredamnya amplitude output akibat loss yang terdapat pada Fiber Optik. berikut adalah hasil dari perhitungan dalam bentuk grafik antara bitrate dan dispersi, data dibawah ini dihitung berdasarkan data yang di dapatkan di PT. Chevron Pacific Indonesia.

















Jadi, semakin besar Dispersi kromatik totalnya maka semakin kecil Bitrate dari suatu saluran transmisi pada Fiber Optik. Nilai Bitrate diatas merupakan nilai Bitrate dari suatu saluran transmisi yang dihitung secara teori. Bitrate yang dihitung menunjukkan berapa kecepatan data sampai ke receiver dari transmitter. Bitrate disini juga menunjukkan nilai Error dari yang di akibatkan oleh dispersi. Semakin kecil nilai bitratenya, maka nilai Error dari suatu data akan semakin besar.

0 comments:

Poskan Komentar

Friends

Followers

Catatan Muhammad Abdi Tombang Copyright © 2009 Not Magazine 4 Column is Designed by Ipietoon Sponsored by Dezigntuts